4 Tempat Wisata Parapat Wisata Kelas Dunia

Danau Toba di Sumatera Utara wajib dianggap sebenarnya miliki candy bonanza slot potensi wisata kelas dunia. Pemerintah lewat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sesudah itu memasukkan danau terbesar di Asia Tenggara dan no dua di dunia ini ke dalam daftar  Destinasi Prioritas Pariwisata Indonesia.

Satu hal yang jarang dibahas saat kita bicara Danau Toba adalah Parapat, sebuah kota kecil yang menjadi tidak benar satu akses utama menuju Danau Toba.

Tempat Wisata di Parapat
Selama ini Parapat terkesan sekadar akses penghubung ke Danau Toba, padahal jika dieksplorasi, kota yang berjarak 48 kilometer dari Kota Pematangsiantar ini miliki banyak variasi destinasi yang nggak kalah menarik. Berikut sebagian di antaranya.

1. Bukit Indah Simarjarunjung

Parapat miliki sebagian spot paling baik untuk nikmati dragon tiger online Danau Toba bersama dengan cara yang berbeda. Salah satunya Bukit Indah Simarjarunjung (BIS) yang berlokasi di Jalan Simarjarunjung, Desa Butubayu Pane Raja, Dolok Pardamean, Simalungun. Kalau kamu pernah tahu Kalibiru di Yogyakarta, pengelola BIS merujuk ke sana dalam mengembangkan destinasi ini.

Di sini wisatawan bisa nikmati Danau Toba dari ketinggian secara kekinian, bersama dengan mengabadikannya ke dalam foto. Yang menjadikannya berbeda, pengunjung bisa berfoto berlatarkan kemegahan Danau Toba dari spot-spot unik, seperti dari atas pohon, sepeda gantung, patung gorilla, dan banyak lainnya. Objek berfoto ini rutin diganti tiap-tiap bulan biar pengunjung nggak jemu sekaligus untuk memastikan keamanannya.

2. Batu Gantung

Objek wisata Batu Gantung bisa diamati bersama dengan tahu saat menjelajahi Danau Toba gunakan kapal motor. Sebagaimana namanya, batu ini terdapat di tebing yang mengitari Danau Toba bersama dengan posisi yang seakan menggantung. Satu hal yang menarik lebih dari posisi batu berikut adalah legenda yang menyelimutinya.

Konon katanya, nama Parapat berasal dari kemunculan Batu Gantung. Diceritakan pada zaman dahulu tersedia seorang gadis yang terperosok ke dalam celah tebing, dan meneriakkan kata “merapat” untuk berharap dukungan saat celah tebing menghimpit dirinya dari dua sisi. Nahas, ia tak tertolong. Beberapa sementara setelah kejadian itu sebuah batu mencuat di dinding tebing. Oleh masyarakat setempat dipercaya sebagai penjelmaan gadis tersebut.

3. Rumah Pengasingan Bung Karno

Parapat termasuk miliki objek wisata peristiwa Indonesia, yakni Rumah Pengasingan Bung Karno pada sementara Belanda jalankan Agresi Militer II tahun 1948. Berlokasi di Tiga Raja, Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, rumah yang tepat berada di pinggiran Danau Toba ini sejatinya merupakan rumah pengasingan ke-2 Bung Karno sepanjang di Sumatera Utara. Sebelumnya, Bung Karno bersama dengan Sutan Sjahrir dan Haji Agus Salim sempat diasingkan di Berastagi.

Sayangnya, pemugaran yang dilakukan beberapa kali membawa dampak sebagian barang-barang dan ornamen asli rumah berpilar kokoh ini lenyap. Meski begitu, nggak tersedia salahnya datang untuk menghayati kembali perjuangan bapak-bapak bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari rumah tersebut.

4. Air Terjun Bukit Gibeon

Berada di Desa Parsaroan Sibisa, Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Air Terjun Bukit Gibeon merupakan destinasi wisata unik sebab berada dalam kawasan sekolah misionaris Pusat Seminari Bukit Gibeon. Dibangun di atas lahan seluas 20 hektare, Air Terjun Bukit Gibeon baru diresmikan sebagai destinasi wisata pada tahun 2016.

Di lokasi Air Terjun Bukit Gibeon wisatawan bisa nikmati keindahan alam Parapat dari ketinggian. Terpenting, di sini pengunjung bisa nikmati air terjun alami yang mengucur segera ke dalam sebuah kolam pemandian yang segar. Air di kolam berikut konsisten bersirkulasi agar selamanya segar kapan pun menyeburkan diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *